• Jelajahi

    Copyright © BATAMNEWS88
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Pdt. Suarman Lase Pimpin GTDI Kepri, “Kembali kepada Salib Kristus” Jadi Pesan Utama

    Sabtu, 03 Oktober 2026, Oktober 03, 2026 WIB Last Updated 2026-10-04T05:59:40Z
    masukkan script iklan disini
    masukkan script iklan disini


    Batam, 3 Oktober 2026. 

    Musyawarah Wilayah GTDI Kepulauan Riau digelar. 


    Kegiatan ini dimulai 

    dengan Ibadah dan Seremonial Pembukaan, serta seluruh Agenda 

    Persidangan berjalan dengan sangat baik dan penuh hikmat. 


    Salah satu 

    keputusan penting dari persidangan yang berlangsung adalah terpilihnya 

    Bapak Pdt. 


    Suarman Lase, M.Pd, sebagai Ketua Wilayah GTDI 

    Kepulauan Riau, masa bakti 2026-2030. 


    Sebagai Calon tunggal, 

    pemilihan dan penetapan berlangsung sangat cepat. 


    Ditempat yang 

    sama juga, Pentahbisan beliau menjadi Ketua Wilayah GTDI di 

    Kepulauan Riau periode 2026-2030, dipimpin langsung oleh Ketua 

    Nasional Bapak Bishop Dody Togatorop, S.Th.,SH.,MA.IE. 

    Terpilihnya Bapak Pdt.


    Suarman Lase, M.Pd sebagai Ketua Wilayah GTDI di Kepulauan Riau, 

    menghadirkan warna dan semangat yang baru.


    Walaupun beliau bukan sosok yang sangat aktif 

    dalam bermedia sosial, sehingga publik jarang mengetahui rekam jejaknya, tetapi keterlibatan 

    beliau dalam berbagai organisasi selama ini sampai menjadi calon tunggal dalam pemilihan, 

    adalah indikator sederhana tentang kemampuan beliau dalam memimpin organisasi GTDI 

    kedepan tidak diragukan. 


    Dalam wawancara singkat, Pdt. Suarman Lase, M.Pd mengatakan estafet kepemimpinan adalah 

    mata rantai yang tidak dapat dipisahkan dari pemimpin terdahulu. 


    Apa yang kita lanjutkan dalam 

    periode kepengurusan kedepan adalah kesinambungan dari karya yang sudah diukir dan 

    diletakkan oleh Pemimpin sebelumnya oleh Bapak Pdt. Dr. Ir.


    Yasozatulo Larosa, MA.IE. M.Pd.K 

    dan juga dari para pemimpin sebelumnya yang memulai perintisan gereja di Wilayah Kepulauan 

    Riau ini. Beliau juga memandang bahwa kepemimpinan kedepan bukan one man show. 


    Ini bukan 

    soal jabatan atau panggung untuk mendapat perhatian publik. 


    Melalui khotbah perdananya, beliau memaknai tema MUSWIL: Kembali kepada Salib Kristus, 

    adalah Pertama, panggilan untuk menghadirkan rekonsiliasi. 


    Kristus telah meninggalkan teladan 

    dengan mengerjakan pendamaian itu demikian juga kita lebih aktif berperan menghadirkan damai 

    mulai dari diri sendiri dan diantara sesama rekan sekerja Allah dilingkungan GTDI Kepulauan Riau. 

    Kebersamaan, kekompakan dan kesatuan hati menjadi penting dalam pelayanan kedepan. 


    Kedua, pelayanan ini adalah pengorbanan. Bukan apa yang kita dapatkan, tetapi apa yang bisa 

    kita berikan untuk Tuhan melalui tugas dan tanggung jawab sebagai Pengurus Wilayah.


    Konsep 

    ini harus tetap dipegang sebagai kontrol bahwa pelayanan bukan keuntungan apa yang kita 

    terima, tetapi apa yang bisa kita persembahkan. Sebagai Ketua terpilih, beliau juga menitipkan 

    pesan dan kepercayaan kepada seluruh jajaran pengurus sebagai team, agar tetap semangat, 

    kompak dan tulus melaksanakan tugas pelayanan kedepan. 


    GTDI adalah salah satu sinode yang sudah berdiri sejak tahun 2004 di Batam melalui perintisan 

    oleh Almarhum Bishop Dr. Peringatan Zebua, MA.IE. Dari satu gereja menjadi 21 gereja lokal 

    sampai MUSWIL ini diadakan. 


    21 Gereja tersebar di 3 Kabupaten/Kota Provinsi Kepulauan Riau, 

    bahkan 1 gereja yang berdomisili di Provinsi Riau daratan.


     Penambahan jumlah ini sekaligus 

    menjadi beban bahwa kuantitas harus berjalan sejajar dengan kualitas. Dalam konteks ini, 

    Suarman Lase memandang ada pekerjaan besar bagi para gembala untuk melayani jemaat mencapai pertumbuhan iman dan kedewasaan Rohani.(Ari yanto)

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini