• Jelajahi

    Copyright © BATAMNEWS88
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Diduga Diwarnai Intimidasi Saat Penarikan Mobil, Rumah Warga di Tirtonirmolo Bantul Rusak, Ibu Pingsan dan Anak Balita Trauma

    Selasa, 21 Juli 2026, Juli 21, 2026 WIB Last Updated 2026-07-22T05:00:22Z
    masukkan script iklan disini
    masukkan script iklan disini

     


    BANTUL (Batamnews88)– Sebuah rumah warga di Dusun Jeblog, Kalurahan Tirtonirmolo, Kapanewon Kasihan, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, dilaporkan mengalami dugaan perusakan yang diduga berkaitan dengan proses penarikan sebuah mobil oleh sekelompok orang yang disebut sebagai debt collector.


    Peristiwa tersebut bermula ketika proses penarikan kendaraan tidak menemui kesepakatan antara Yusuf, adik pemilik mobil, dengan pihak yang hendak menarik kendaraan. Menurut keterangan korban, pihak penarik meminta uang sebagai pengganti batalnya penarikan kendaraan. Namun, permintaan tersebut tidak dapat dipenuhi sehingga situasi berubah menjadi tegang.


    Korban menuturkan, rombongan yang datang menggunakan sekitar empat mobil dan puluhan sepeda motor. Mereka diduga membawa senjata tajam berupa parang, celurit, serta batu.




    Dalam situasi tersebut, korban mengaku ketakutan dan memilih masuk ke dalam rumah. Tak lama kemudian, korban mendengar teriakan ibunya dari dalam rumah. Saat itu ia mendapati sang ibu dalam kondisi pingsan. Demi menyelamatkan anaknya yang masih berusia sekitar tiga tahun, Yusuf langsung menggendong sang anak dan berlari keluar rumah.


    Korban mengaku masih sempat mendengar suara kaca pecah ketika dirinya berusaha menyelamatkan anaknya dari lokasi kejadian. Keesokan paginya, saat kembali ke rumah, korban mendapati sejumlah barang di dalam rumah telah rusak.


    "Saya masuk rumah karena takut. Tiba-tiba mama teriak, lalu saya lihat mama sudah pingsan. Saya langsung menggendong anak saya dan lari keluar. Pagi harinya saya pulang, etalase dan lemari di dalam rumah sudah pecah-pecah," ujar Yusuf kepada awak media, Rabu (22/7/2026).



    Korban juga mengaku mengalami kerugian materiil maupun immateriil akibat kejadian tersebut. Selain kerusakan rumah, peristiwa itu menyebabkan ibu korban mengalami syok hingga pingsan, sementara anak balita yang ikut menyaksikan kejadian tersebut menangis histeris dan diduga mengalami trauma.


    Korban menduga aksi tersebut melibatkan seseorang bernama Febriyanto Nugraha alias Sepep bersama sejumlah rekannya. Namun, hingga berita ini diterbitkan, dugaan tersebut belum dapat dikonfirmasi kepada pihak yang bersangkutan.


    Korban menyatakan dalam waktu dekat akan melaporkan peristiwa tersebut kepada pihak kepolisian agar dilakukan penyelidikan sesuai ketentuan hukum yang berlaku.


    Awak media masih berupaya memperoleh konfirmasi dari pihak kepolisian maupun pihak yang disebut dalam keterangan korban guna memenuhi prinsip pemberitaan yang berimbang.(Kaperwil DIY).

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini